Assalamu'alaikum warohmatullahi Wabarokatuh.
Canda ala sufi ini dikutip secara acak dari buku canda ala sufi karya Nashruddin terbitan cahaya (bogor). Canda ala sufi ini bukan sekedar canda murni tapi ada pesan yang terkandung didalamnya, untuk itu kita harus cermati dengan bijak seperti dibawah ini.
SETIAP YANG MELAHIRKAN PASTI AKAN MATI
Suatu saat, Nashrudin meminjam sebuah ketel kepada seorang tetangganya. Setelah beberapa hari, dia mengembalikannya. Namun, di dalam ketel itu telah ditaruh sebuah bejana kecil.
Melihat bejana dalam ketel , tetangganya merasa heran dan menanyakan itu kepada Nashrudin .
Nashrudin pun menjawab bahwa ketel itu telah beranak. Orang itu percaya, lalu mengambil ketel dan bejana itu untuk kemudian pulang.
Selang beberapa hari, Nashrudin kerumah orang itu dan meminjam ketel itu kembali. Namun kali ini, Nashrudin lama sekali tidak mengembalikan ketel itu. Pemilik ketel itu pun mendatangi Nashrudin untuk memintanya kembali. Karenanya Nashrudin berkata "Aduh,sayang sekali, ketelmu telah mati."
Sang pemilik ketel itu menjadi bingung dan berujar dengan suara tersendat,"Sejak kapan sebuah ketel dapat hidup dan mati?" Nashrudin pun menjawab,"Mengapakah engkau percaya kalau ketel itu dapat beranak, semantara engkau tidak percaya kalau ia juga bisa mati?"
ASAL USUL BINTANG
Suatu hari, Nashrudin ditanya oleh beberapa orang, jika bulan yang baru tampak, maka di manakah bulan yang lama? Nashrudin menjawab,"mereka memotongnya dan membuatnya menjadi bintang-bintang baru."
SEGALA SESUATU ADA HITUNGANNYA
Suatu saat, Nashrudin duduk-duduk ditepi sungai, tiba-tiba,dia melihat 12 orang buta yang ingin menyeberang. Nashrudin pun menawarkan bantuan kepada mereka; menggendong mereka satu persatu dengan bayaran satu dirham per orang . Mereka pun setuju dan Nashrudin pun melaksanakan tugasnya. Sembilan orang selamat sampai keseberang sungai. Ketika hendak menyeberangkan orang ke10, tubuhnya mulai capai dan kelelahan. namun, dia tatap saja menggendongnya sampai ketengah sungai. Disitulah Nashrudin tak kuat lagi mengendongnya hingga ia terlempar, orang itupun terbawa arus air.
Sementara teman-teman orang itu berteriak dan menangis , Nashrudin berkata kepada mereka, "Mengapa kalian berteriak dan menangis? segala sesuatu kan ada hitunganya. Kalian cukup membayarku untuk sembilan orang saja. Semoga Allah Swt memberi ganti untuku."Canda ala sufi ini dikutip secara acak dari buku canda ala sufi karya Nashruddin terbitan cahaya (bogor). Canda ala sufi ini bukan sekedar canda murni tapi ada pesan yang terkandung didalamnya, untuk itu kita harus cermati dengan bijak seperti dibawah ini.
SETIAP YANG MELAHIRKAN PASTI AKAN MATI
Suatu saat, Nashrudin meminjam sebuah ketel kepada seorang tetangganya. Setelah beberapa hari, dia mengembalikannya. Namun, di dalam ketel itu telah ditaruh sebuah bejana kecil.
Melihat bejana dalam ketel , tetangganya merasa heran dan menanyakan itu kepada Nashrudin .
Nashrudin pun menjawab bahwa ketel itu telah beranak. Orang itu percaya, lalu mengambil ketel dan bejana itu untuk kemudian pulang.
Selang beberapa hari, Nashrudin kerumah orang itu dan meminjam ketel itu kembali. Namun kali ini, Nashrudin lama sekali tidak mengembalikan ketel itu. Pemilik ketel itu pun mendatangi Nashrudin untuk memintanya kembali. Karenanya Nashrudin berkata "Aduh,sayang sekali, ketelmu telah mati."
Sang pemilik ketel itu menjadi bingung dan berujar dengan suara tersendat,"Sejak kapan sebuah ketel dapat hidup dan mati?" Nashrudin pun menjawab,"Mengapakah engkau percaya kalau ketel itu dapat beranak, semantara engkau tidak percaya kalau ia juga bisa mati?"
ASAL USUL BINTANG
Suatu hari, Nashrudin ditanya oleh beberapa orang, jika bulan yang baru tampak, maka di manakah bulan yang lama? Nashrudin menjawab,"mereka memotongnya dan membuatnya menjadi bintang-bintang baru."
SEGALA SESUATU ADA HITUNGANNYA
Suatu saat, Nashrudin duduk-duduk ditepi sungai, tiba-tiba,dia melihat 12 orang buta yang ingin menyeberang. Nashrudin pun menawarkan bantuan kepada mereka; menggendong mereka satu persatu dengan bayaran satu dirham per orang . Mereka pun setuju dan Nashrudin pun melaksanakan tugasnya. Sembilan orang selamat sampai keseberang sungai. Ketika hendak menyeberangkan orang ke10, tubuhnya mulai capai dan kelelahan. namun, dia tatap saja menggendongnya sampai ketengah sungai. Disitulah Nashrudin tak kuat lagi mengendongnya hingga ia terlempar, orang itupun terbawa arus air.
Dari canda ala sufi diatas, silahkan cari apa yang terkandung yang ada didalamnya.
wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
2 komentar:
Please update and visit our site: http://airsetitik.co.cc
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
Posting Komentar