Selasa, 03 Juni 2008

CANDA ALA SUFI

Assalamu'alaikum warohmatullahi Wabarokatuh.

Canda ala sufi ini dikutip secara acak dari buku canda ala sufi karya Nashruddin terbitan cahaya (bogor). Canda ala sufi ini bukan sekedar canda murni tapi ada pesan yang terkandung didalamnya, untuk itu kita harus cermati dengan bijak seperti dibawah ini.

SETIAP YANG MELAHIRKAN PASTI AKAN MATI

Suatu saat, Nashrudin meminjam sebuah ketel kepada seorang tetangganya. Setelah beberapa hari, dia mengembalikannya. Namun, di dalam ketel itu telah ditaruh sebuah bejana kecil.
Melihat bejana dalam ketel , tetangganya merasa heran dan menanyakan itu kepada Nashrudin .
Nashrudin pun menjawab bahwa ketel itu telah beranak. Orang itu percaya, lalu mengambil ketel dan bejana itu untuk kemudian pulang.

Selang beberapa hari, Nashrudin kerumah orang itu dan meminjam ketel itu kembali. Namun kali ini, Nashrudin lama sekali tidak mengembalikan ketel itu. Pemilik ketel itu pun mendatangi Nashrudin untuk memintanya kembali. Karenanya Nashrudin berkata "Aduh,sayang sekali, ketelmu telah mati."

Sang pemilik ketel itu menjadi bingung dan berujar dengan suara tersendat,"Sejak kapan sebuah ketel dapat hidup dan mati?" Nashrudin pun menjawab,"Mengapakah engkau percaya kalau ketel itu dapat beranak, semantara engkau tidak percaya kalau ia juga bisa mati?"


ASAL USUL BINTANG

Suatu hari, Nashrudin ditanya oleh beberapa orang, jika bulan yang baru tampak, maka di manakah bulan yang lama? Nashrudin menjawab,"mereka memotongnya dan membuatnya menjadi bintang-bintang baru."

SEGALA SESUATU ADA HITUNGANNYA

Suatu saat, Nashrudin duduk-duduk ditepi sungai, tiba-tiba,dia melihat 12 orang buta yang ingin menyeberang. Nashrudin pun menawarkan bantuan kepada mereka; menggendong mereka satu persatu dengan bayaran satu dirham per orang . Mereka pun setuju dan Nashrudin pun melaksanakan tugasnya. Sembilan orang selamat sampai keseberang sungai. Ketika hendak menyeberangkan orang ke10, tubuhnya mulai capai dan kelelahan. namun, dia tatap saja menggendongnya sampai ketengah sungai. Disitulah Nashrudin tak kuat lagi mengendongnya hingga ia terlempar, orang itupun terbawa arus air.
Sementara teman-teman orang itu berteriak dan menangis , Nashrudin berkata kepada mereka, "Mengapa kalian berteriak dan menangis? segala sesuatu kan ada hitunganya. Kalian cukup membayarku untuk sembilan orang saja. Semoga Allah Swt memberi ganti untuku."

Dari canda ala sufi diatas, silahkan cari apa yang terkandung yang ada didalamnya.
wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Kamis, 29 Mei 2008

PRAKATA DARI KAMI


Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Hari Jum'at ini tanggal 30 mei 2008 kami baru saja mambuat blog, namanya Baburrahamn blog.
BABURRAHMAN adalah sebuah wadah kegiatan anak-anak remaja yang punya gairah untuk belajar agama, yang awal mulanya hanya sekedar sharing, apa sih yang dicari para remaja ini, yah sekedar iseng aja tapi juga belajar agak serius , barang kali ada pemikiran-pemikiran atau pun materi-materi pelajaran yang dapat diterima dengan gaya mereka dan Alhamdullilah atas dasar itu semua kami sepakat untuk bertemu setiap malam jum'at membahas tentang agama dan pelaksanaannya. Karana pemahaman yang begitu cepat dan giroh yang begitu kuat maka pertemuan diistensifkan menjadi setiap malam. Selanjutnya dibuatlah nama Majlis taklim BABURRAHMAN . sekarang bertambah ada pula pengajian untuk anak-anak dan para orang tua, Alhamdulillah berjalan dengan istiqomah.

Demikian prakata dari kami..


Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.